PAYA LIPAH – Sebagai upaya meningkatkan kualitas dan pengembangan Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Institut Agama Islam (IAI) Almuslim Aceh resmi menjalin kerja sama dengan Pusat Pelatihan Bahasa Darul Lughah Al-‘Arabiyyah Banda Aceh. Penandatanganan kerja sama tersebut dilaksanakan pada Kamis, 30 Mei 2024, bertempat di ruang rapat kampus IAI Almuslim Aceh, Paya Lipah.
Ketua Program Studi PBA IAI Almuslim Aceh, Hendri Julian, M.Ed, menyampaikan apresiasinya atas terjalinnya kolaborasi dengan lembaga yang fokus pada pengajaran bahasa Arab bagi penutur non-Arab.
“Kami sangat bersyukur dan bangga karena di Aceh terdapat lembaga seperti Darul Lughah yang konsisten dalam pengembangan pembelajaran bahasa Arab. Melalui kerja sama ini, kami berharap mahasiswa dan pengajar bahasa Arab memiliki ruang yang lebih luas untuk mengembangkan kompetensi keilmuannya, khususnya di wilayah Kabupaten Bireuen,” ujar Hendri.
Ia menambahkan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat praktik pembelajaran bahasa Arab yang lebih komunikatif dan aplikatif bagi mahasiswa Prodi PBA.
Sementara itu, Direktur Darul Lughah Al-‘Arabiyyah, Muhammad Yasir, S.Kom.I., M.A, menyatakan kesiapan lembaganya untuk berkolaborasi dalam peningkatan kemampuan bahasa Arab bagi mahasiswa maupun sivitas akademika IAI Almuslim Aceh.
“Darul Lughah memiliki sejumlah program unggulan, seperti program 60 hari lancar berbahasa Arab, pembelajaran Al-‘Arabiyyah secara daring, serta program I’dad Mu’allim Al-Lughah Al-‘Arabiyyah selama satu tahun sebagai persiapan mencetak guru bahasa Arab yang kompeten,” jelas Yasir.
Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dalam bidang bahasa Arab, baik secara akademik maupun praktis.
Secara terpisah, Dekan Fakultas Tarbiyah IAI Almuslim Aceh menyampaikan dukungannya terhadap kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan lembaga bahasa profesional seperti Darul Lughah sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan kualitas lulusan.
“Kerja sama ini sejalan dengan visi Fakultas Tarbiyah dalam memperkuat kompetensi mahasiswa, khususnya dalam penguasaan bahasa Arab. Sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga pelatihan bahasa menjadi model pengembangan pendidikan yang efektif dan berkelanjutan,” tuturnya.
Turut hadir dalam kegiatan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut sejumlah sivitas akademika IAI Almuslim Aceh, di antaranya Dekan Fakultas Syariah Malik Adharsyah, Lc., M.A, yang juga merupakan dosen pada Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, serta para asatidz dari Lembaga Pengembangan Bahasa Darul Lughah Al-‘Arabiyyah.









Belum ada komentar