Unit Kerja Sama dan Urusan Internasional Universitas Islam Aceh melaksanakan kegiatan evaluasi kerja sama bersama lembaga dalam negeri dan internasional pada Senin, 10 Maret 2025, pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Meeting Room Universitas Islam Aceh. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Unit Kerja Sama dan Urusan Internasional, Khadijatul Musanna, M.H., serta dihadiri oleh sejumlah pihak terkait yang berperan aktif dalam pengelolaan dan pelaksanaan program kemitraan. Evaluasi ini menjadi bagian penting dari upaya institusi dalam memastikan bahwa seluruh kerja sama yang telah terjalin dapat berjalan secara efektif, terarah, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan universitas.
Dalam arahannya, Khadijatul Musanna, M.H. menegaskan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk menilai sejauh mana implementasi kerja sama, baik nasional maupun internasional, telah berjalan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi pelaksanaan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (MoA) agar tidak berhenti pada tahap seremonial, melainkan mampu diwujudkan dalam program-program konkret seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian, publikasi ilmiah bersama, serta kegiatan akademik lainnya yang berdampak langsung pada peningkatan mutu institusi.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Islam Aceh, Dr. Nazaruddin, M.A., turut memberikan arahan strategis terkait pentingnya penguatan kerja sama sebagai salah satu pilar utama dalam pengembangan perguruan tinggi. Ia menyampaikan bahwa di era globalisasi saat ini, perguruan tinggi dituntut untuk mampu membangun jejaring yang luas, baik di tingkat nasional maupun internasional, guna meningkatkan daya saing dan reputasi akademik. Menurutnya, kerja sama yang baik harus didasarkan pada prinsip saling menguntungkan (mutual benefit) dan berorientasi pada keberlanjutan program. Ia juga mendorong seluruh unit dan civitas akademika untuk lebih proaktif dalam menjalin kemitraan baru, sekaligus mengoptimalkan kerja sama yang telah ada agar menghasilkan output yang terukur dan berdampak signifikan.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta melakukan diskusi interaktif dengan memaparkan berbagai capaian, tantangan, serta peluang pengembangan kerja sama ke depan. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain masih terbatasnya implementasi program internasional, perlunya peningkatan koordinasi dengan mitra, serta penguatan kapasitas internal dalam pengelolaan kerja sama global. Di sisi lain, juga dibahas peluang perluasan jejaring dengan institusi luar negeri yang memiliki reputasi unggul, guna mendukung internasionalisasi kampus.
Kegiatan evaluasi ini menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penguatan sistem monitoring dan evaluasi kerja sama, penyusunan roadmap kemitraan jangka panjang, serta peningkatan peran aktif fakultas dan program studi dalam menginisiasi dan mengimplementasikan kerja sama. Melalui langkah ini, Universitas Islam Aceh diharapkan mampu membangun sinergi yang lebih kuat dengan berbagai lembaga, baik dalam negeri maupun internasional, sehingga kerja sama yang terjalin dapat memberikan dampak yang lebih luas, berkelanjutan, dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan serta pengakuan institusi di tingkat global.



Belum ada komentar