UIA Perkuat Budaya Riset melalui Sosialisasi Skema Pendanaan Publikasi Internasional

UIA Perkuat Budaya Riset melalui Sosialisasi Skema Pendanaan Publikasi Internasional

Sosialisasi pengembangan skema pendanaan publikasi internasional dilaksanakan pada Kamis, 13 Februari 2025, bertempat di meeting room Universitas Islam Aceh dengan dihadiri oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) yang diwakili oleh Dr. Malik Adharsyah, Lc., M.A., Wakil Rektor III Dr. Dhiauddin, M.Pd., serta para dosen di lingkungan Universitas Islam Aceh. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Malik Adharsyah menyampaikan bahwa penguatan publikasi internasional merupakan salah satu indikator penting dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi, sehingga diperlukan dukungan nyata melalui skema pendanaan yang terstruktur, berkelanjutan, dan mudah diakses oleh dosen. Ia juga menekankan pentingnya peran LPPM dalam memfasilitasi dosen, mulai dari tahap penyusunan proposal hingga proses publikasi di jurnal bereputasi. Sementara itu, Wakil Rektor III Dr. Dhiauddin, M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa universitas terus berkomitmen mendorong budaya riset dan publikasi ilmiah sebagai bagian dari penguatan tridarma perguruan tinggi, serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan mitra nasional maupun internasional guna meningkatkan daya saing institusi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas publikasi ilmiah dosen melalui berbagai sumber pendanaan yang tersedia. Dalam sosialisasi tersebut dipaparkan secara rinci strategi pengembangan pendanaan publikasi internasional yang mencakup pemanfaatan dana internal kampus, optimalisasi akses terhadap hibah penelitian dari pemerintah maupun lembaga donor, serta penguatan kerja sama dengan mitra luar negeri. Tidak hanya itu, peserta juga mendapatkan informasi teknis terkait mekanisme pengajuan pendanaan, persyaratan administrasi, timeline seleksi, hingga tips dalam menyusun artikel ilmiah yang sesuai dengan standar jurnal internasional bereputasi. Diskusi interaktif yang berlangsung juga membuka ruang bagi para dosen untuk berbagi pengalaman, tantangan, serta solusi dalam proses publikasi ilmiah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para dosen semakin termotivasi, memiliki pemahaman yang lebih komprehensif, serta kesiapan yang matang dalam menghasilkan karya ilmiah yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga mampu bersaing di tingkat global. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis Universitas Islam Aceh dalam memperkuat ekosistem riset yang produktif dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan reputasi akademik institusi di kancah internasional.

Belum ada komentar

Tidak Ada Artikel Terkait